Sementara ibunya, Kumari, adalah seorang ibu rumah tangga.
Ayah dan ibu Naga Naresh Karutura buta huruf.
Meski demikian, ayah dan ibu berusaha agar anak-anak mereka, Naga Naresh Karutura dan saudara perempuannya mendapatkan pendidikan.
Suatu hari ada sebuah peristiwa yang mengubah hidup Naga Naresh Karutura.
Pada tangga 11 Januari 1993, Naga Naresh Karutura menghadiri sebuah acara bersama ibu dan saudara perempuannya.
Mereka harus naik truk milik teman ayahnya karena tidak ada bus.
Naga Naresh Karutura duduk di samping teman ayahnya.
Ia merasa penasaran dengan pengait pintu truk.Tiba-tiba pintu terbuka dan Naga Naresh Karutura jatuh dari truk.
Kakinya terluka terkena batang besi.
Naga Naresh Karutura kemudian di bawa ke rumah sakit dan menjalani operasi.
Kaki Naga Naresh Karutura harus diamputasi dan di rawat selama tiga bulan di rumah sakit.
Setelah peristiwa itu, keluarga Naga Naresh Karutura pindah ke Kota Tanuku.

