
"PAN juga tampak masih ragu untuk berkoalisi dengan Prabowo dan juga masih ragu untuk tetap dalam koalisi Jokowi," ujar Djayadi Hanan kepada Tribunnews.com, Selasa (8/5/2018).
Masalahnya, menurut dia, partai mana lagi yang mau berkoalisi dengan partai Demokrat.
Sedangkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tampaknya sudah lebih dekat dengan Prabowo. Meskipun tampak masih membuka opsi alternatif.
Tapi jika PKS bergabung ke Demokrat itu berarti Prabowo bisa kehilangan peluang menjadi capres lagi.
Yang juga masih mungkin adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), terutama bila Ketua Umumnya Muhaimin Iskandar (Cak Imin) tidak terpilih menjadi cawapres Jokowi.
Tapi PKB mungkin baru akan tertarik bergabung ke Demokrat bila Cak Imin dijadikan cawapres Gatot.
"Masalahnya maukah Demokrat rela mengusung paslon presiden dan wapres kalau kadernya tidak menjadi calon? Walhasil, upaya Demokrat membangun poros alternatif ini, masih penuh ketidakpastian," tegasnya.
